Wahai Guru, Upgrade-lah ilmu dan pengalaman dengan mengikuti pelatihan

Awal bulan Agustus 2016 ini, tepatnya mulai tanggal 1-5 Agustus 2016 diberi kesempatan mewakili guru mata pelajaran (C1) pemrograman dasar SMKN 8 Semarang untuk mengikuti Pelatihan Java Fundamental di SMKN 7 Semarang. Pelatihan ini adalah hasil kerjasama DitPSMK dengan Oracle Academy.

Pelatihan yang berlangsung selama 5 hari ini diikuti oleh guru-guru SMK yang kebanyakan berdomisili di Semarang dan sekitarnya walaupun ada 2 rekan guru yang datang agak jauh yaitu dari SMK Telkom Purwokerto. Salut, jauh-jauh dari Purwokerto semangat untuk mengupgrade ilmunya. Salam hangat untuk Bu Iis (teman 1 angkatan di PTIK Unnes) dan Bu Berlian. Terimakasih selama 5 hari kita berkelompok. :) untuk daftar peserta guru yang ikut pelatihan ini bisa dilihat di (http://smkn7smg.sch.id/news.php?readmore=295)

Untuk kegiatan dan materi pelatihannya sendiri peserta diajarkan untuk memahami dan menguatkan konsep dasar pemrograman berorientasi objek dengan menggunakan 3 buah software, yaitu yang pertama adalah Alice 3 (untuk memahamkan konsep OOP dengan ilustrasi animasi 3D), Greenfoot (untuk membuat game dengan konsep OOP yang nantinya bisa dimainkan di Android (apk)),dan software yang terakhir adalah Eclipse.

5 hari pelatihan memang sedikit menguras tenaga dan pikiran (Materi dan Tugas-tugas yang diberikan cukup lumayan banyak dan tiap hari pasti ada tugas yang harus diselesaikan. Ada Quiz teori yang juga harus diselesaikan, Mid Test dan Final Test yang harus memenuhi passing grade jika ingin mendapatkan Sertifikat dari Oracle). Pelatihan dimulai pukul 08:00 sampai dengan 17:00.

Berikut saya tampilkan beberapa hasil oleh-oleh dari pelatihan Java Fundamental 2016 di Semarang yang semoga ilmunya bermanfaat dan barokah.

 Diatas adalah sertifikat yang diberikan setelah mengikuti semua kegiatan pelatihan termasuk harus mengumpulkan semua tugas dan lulus dalam test mid dan final test.

Diatas ini adalah video animasi 3D yang dibuat dengan menggunakan software Alice 3. Pembuatan animasi ini cukup sederhana karena di software alice sudah disediakan objek-objek yang siap kita gunakan. Alice 3 ini sangat mudah digunakan karena di desain untuk belajar anak SD dalam memahami konsep OOP.

Diatas adalah video dari percobaan memainkan Game Chicken Fly Tap. Game ini adalah hasil pelatihan java fundamental 2016 kerjasama DitPSMK dan Oracle di SMKN 7 Semarang dibuat dengan software greenfoot.

Game dibuat oleh: Iis, Rahadi, Berlian

Karena kelompok kami maju pertama untuk presentasi hasil project kelompok yaitu membuat game android yang kami beri nama "Chicken Fly Tap" dan telah menyelesaikan semua tugas dan lulus mid dan final exam, kami pertama yang diberikan sertifikat oracle langsung oleh Pak Ferdiman dari DitPSMK.

Kemudian untuk yang ingin mencoba memainkan game sederhan yang kami buat selama pelatihan ini bisa di download di Play Store dengan link berikut: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.droidfoot.ChickenFlyTap

Terimakasih untuk semua rekan-rekan guru SMK yang mengikuti Pelatihan ini. Terimakasih untuk Pak Hatma Instruktur dari Oracle yang dengan sabar mengajari kami. Semoga ilmu yang didapat berkah, dan bisa di implementasikan di siswa siswi SMKN 8 Semarang.

POSTED BY Rahadi Teguh
DISCUSSION 0 Comments

Filosofi tentang Angka Bilangan Jawa


Ijin Copas dari share teman di facebook.com:

FILOSOFI JAWA

Filosofi bilangan dalam jawa. Dalam bahasa Indonesia :
21 Dua Puluh Satu,
22 Dua Puluh Dua,...s/d
29 Dua Puluh Sembilan.
Dalam bhs Jawa tidak diberi nama Rongpuluh Siji,
Rongpuluh Loro, dst; melainkan
Selikur, Rolikur,...s/d Songo Likur. 


Di sini terdapat satuan LIKUR
Yang merupakan kependekan dari (LIngguh KURsi), artinya duduk di kursi.
Pada usia 21-29 itulah pada umumnya manusia mendapatkan “TEMPAT DUDUKNYA”, pekerjaannya, profesi yang akan ditekuni dalam kehidupannya;

Ada penyimpangan pada bilangan 25, tidak disebut sebagai LIMANG LIKUR, melainkan SELAWE.

SELAWE = (SEneng-senenge LAnang lan WEdok).
Puncak asmaranya laki-laki dan perempuan, yang ditandai oleh pernikahan.
Maka pada usia tersebut pada umumnya orang menikah (dadi manten).

Ada penyimpangan lagi nanti pada bilangan 50.
Setelah Sepuluh, Rongpuluh,
Telung Puluh, Patang puluh,
mestinya Limang Puluh.
Tapi 50 diucapkan menjadi SEKET.

SEKET (SEneng KEthonan : suka memakai Kethu/tutup kepala topi/kopiah). Tanda Usia semakin lanjut, tutup kepala bisa utk menutup botak atau rambut yg memutih karena semirnya habis...
Di sisi lain bisa juga Kopiah atau tutup kepala melambangkan orang yang seharusnya sdh lebih taat beribadah...!

Pada usia 50 th mestinya seseorang seharusnya lebih memperbanyak ibadahnya dan lebih berbagi untuk bekal memasuki kehidupan akherat yg kekal dan abadi...!.

Dan kemudian masih ada satu bilangan lagi, yaitu 60, yang namanya menyimpang dari pola, bukan Enem Puluh melainkan SEWIDAK atau SUWIDAK.

SEWIDAK (SEjatine WIs wayahe tinDAK).
Artinya : sesungguhnya sudah saatnya pergi. Sudah matang...
Hrs sdh siap dipanggil menghadap Tuhan..

Semoga bermanfaat smoga tetap sehat semangat walau meh SWIDAK

*yg merasa sewidak punjuL tidak boleh complain.... sambiL nutup kamus bahasa jawa.....yang gak bs bahasa jawa jangan nangis....
#--ELING lan WASPODO--#

POSTED BY Rahadi Teguh
POSTED IN
DISCUSSION 1 Comment

Sebuah Karya Aplikasi Dari Siswa Untuk Sekolah Tercinta

Tak terasa sudah 1 tahun lebih 2 bulan saya berada di sekolah yang terletak di salah satu jalan utama menuju monomen bersejarah di kota semarang "tugu muda" dan "lawang sewu", ya SMK Ibu Kartini terletak di jalan imam bonjol 199 dekat sekali dengan kedua ikon kota semarang ini.

Sebagai orang baru disini, belum banyak yang bisa saya lakukan selain mencoba untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada dan mencari pengalaman untuk menjadi calon guru yang baik. Tak sengaja kepercayaan sebagai pembina osis pun pernah mampir ke saya, namun tak berlangsung lama. Karena mungkin memang saya belum siap untuk memangku jabatan itu.

Sekarang saya ingin berkarya di bidang yang memang saya kuasai, Software Engineering atau dalam bahasa yang sering kita gunakan adalah Rekayasa Perangkat Lunak. Anggap saja 1 tahun yang lalu adalah medan untuk saya menyesuaikan diri, beradaptasi di lingkungan baru, dan menyiapkan diri untuk berjuang di medan sebagai pengajar.

Ditahun ini saya sedang berusaha menerapkan model project based learning di jurusan RPL SMK Ibu Kartini yg tergolong baru ini, karena saya ingin sekali mendapatkan hasil karya anak-anak SMK yg fresh, kreatif, inovatif, dan berdampak bagi lingkungan sekitar.

Alhamdulillah 2 bulan ini memang agak disibukkan dengan project anak-anak SMK Ibu Kartini, mereka saya tuntut untuk membuat sebuah aplikasi yang nantinya akan didedikasikan untuk sekolah tercinta SMK Ibu Kartini.
Sistem Aplikasi Inventaris Barang berbasis web untuk pengelolaan barang inventaris di SMK Ibu Kartini  Semarang disusun oleh kelompok yang diketuai oleh bernadete kurnia septiana siswi kelas XII RPL.

Gambaran halaman utama Sistem Inventari Barang SMK Ibu Kartini Semarang

Gambaran halaman admin sistem inventaris barang SMK Ibu Kartini Semarang

Gambaran Halaman Input Data Sistem Inventaris Barang SMK Ibu Kartini Semarang

Gambaran Halaman Tampil Data Sistem Inventaris Barang SMK Ibu Kartini Semarang


POSTED BY Rahadi Teguh
POSTED IN
DISCUSSION 0 Comments

Berbagi Pengalaman Pembelajaran #1

Kemarin Rabu tertanggal 26 Agustus 2015 di kelas X RPL 1 SMK N 8 Semarang, Mata Pelajaran Perakitan Komputer untuk materi pengenalan process device.

Jadwal yang diperoleh memang sudah siang menjelang sore 4 jam terakhir, anak-anakpun sudah dalam kondisi lelah setelah dari pagi sampai siang belajar. Disini guru dituntut untuk memberikan pembelajaran agar anak dalam kondisi seperti ini tetap enjoy dalam belajar.

Belajar sambil bermain.



Pembelajaran Perakitan Komputer Siswa kelas X jurusan RPL SMKN 8 Semarang

Pembelajaran Perakitan Komputer Siswa kelas X jurusan RPL SMKN 8 Semarang
Setelah proses pembelajaran ini, saya meminta anak-anak untuk menuliskan pengalaman meraka di kelas melalui blog mereka masing-masing. Dari sini saya bisa mendapatkan masukan dari mereka untuk pembelajaran kedepannya.



POSTED BY Rahadi Teguh
POSTED IN
DISCUSSION 19 Comments

Beda Paper, Journal, dan Proceeding

Kalo mendengar kata-kata Paper, Journal, dan Proceeding mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda yang bergelut di bidang penelitian, studi, ataupun hanya sekedar untuk mencari tahu sudah sejauh mana perkembangan keilmuan dibidang - bidang tertentu.

Ya, melalui Paper, Journal, dan Proceeding kita bisa mengikuti perkembangan keilmuan yang sedang kita dalami. Pernah saya posting di blog ini juga mengenai referensi di dunia penelitian kalo tidak salah dengan judul Referensi Utama di Dunia Penelitian, Dalam penelitian ilmiah, referensi utama yang paling sahih adalah jurnal ilmiah.

Nah, sebelum kita jauh berbicara mengenai dunia penelitian. Sudah tahu belum apa beda Paper, Journal, dan Proceeding itu?

Kalo belum tahu, dalam postingan kali ini saya akan sedikit memberikan review mengenai ketiga kata diatas yang saya kumpulkan dari berbagai sumber di internet ini.


  • Paper adalah artikel ilmiah yang ditulis dalam format tertentu. Biasanya paper adalah hasil penelitian baru. Tetapi paper bisa juga merupakan review dari penelitian-penelitian yang sudah ada sebelumnya.

  • Jurnal (journal) adalah media (semacam majalah) tempat dipublikasikannya paper-paper. Jurnal yang baik memiliki mekanisme peer-review untuk menyeleksi untuk menentukan apakah sebuah paper yang di-submit ke jurnal tsb layak diterbitkan atau tidak.

  • Prosiding (proceeding) mirip dengan jurnal, juga merupakan tempat dipublikasikannya paper-paper. Beda prosiding dengan jurnal adalah, prosiding hanya menerbitkan paper-paper yang diseminarkan dalam seminar/conference tertentu. Juga, prosiding biasanya tanpa mekanisme peer review.
Jadi, bagaimana sekarang sudah sedikit mengertikan tentang Paper, Journal, dan Proceeding itu?

Nah berikut ini contoh cover proceeding 


POSTED BY Rahadi Teguh
POSTED IN
DISCUSSION 1 Comment